Kubuka
mataku seirama fajar yang menggelinding menyongsong senja,
begitu
pun asaku terlukis dari hari ke hari mengharap ta'arufmu hingga kini di ujung
galah usiaku yang hampir 1/4 abad.
Sukmamu
yang melanglang …
menjemput sukmaku di sini, menguatkan tegarku akan
kebesaran Illahi.
Tak jauh berbeda nasibku denganmu, bagaimana mungkin kau
bisa mendampingiku andai saat ini kau tak setegar karang, bagaimana kau
merangkul pundakku jika saat ini jiwamu hanya serapuh puing-puing yang
berserakan.... Sebanyak hitungan nafasmu saat ini, kau mampu menjaga
kesabaranmu, aku yakin kau pun lebih mampu memeliharanya karena itu yang akan
mengantarkan ta'arufmu padaku. Jangan pernah berpikir bahwa dirimu hidup
sendiri, karena aku tak pernah bersembunyi, mungkin Allah masih memisahkan kita
sementara waktu agar kita lebih mampu mendewasakan diri. Apa tak cukup bukti
akan kesetiaanku? Lihatlah kerutan ari mengurangi detik demi detik bilangan
usiaku yang entah tinggal berapa, melukis helai rambut yang mulai berubah
warna.... Terima kasih atas do'amu untukku. Semoga Allah senantiasa menjaga
kesabaran di hati kita, menyempurnakan 1/2 dien kita, dalam ridho dan cinta
kasih-Nya. Aamiin ya rabbal aalamiin.
Imroah
Sumber:
kotasantri.com

0 Response to " Kutunggu Ta'arufmu .... "
Posting Komentar