GERBONG PARA MUSAFIR IMAN


Oleh Sugleli Al-Azam

Dalam satu kelas ada yang mendapatkan nilai terrendah dan ada juga nilai yang tertinggi, begitu pula Allah dalam menilai para penyeru kebaikan (Da’i) dia yang nilainya terrendah karena berleha-leha dan tidak giat dalam berdakwah dan beramal sholih, akan tetapi dia yang mendapatkan nilai terbesar adalah dia yang senantiasa bersungguh-sunggu, memperbaharui amalnya dan komitmen pada jalan dakwah ini. Dakwah adalah kewajiban seorang muslim bukan lembaga atau orang lain, sangat besar balasan kebaikan Allah untuk para Aktivis Dakwah, baik di dunia maupun di Akhirat bukankah dalam Al-Qur’an dan Hadist sudah sangat jelas bahwa balasan-Nya adalah Syurga Allah yang dibawahnya Air mengalir yang jernih ketika diminun tidak akan merasakan dahaga lagi, sungguh indah manusia yang senantiasa berlindung dibawah naungan para penyeru kebaikan, saling menasehati dalam kebaikan dan kesabaran. Tentunya di gerbong dakwah pula kita akan menemukan para musafir iman yang sedang memperbaharui hubungannya dengan Allah meningkatkan amalnya untuk kemaslahatan ummat. Perlu kita ketahui bahwa jalan dakwah adalah jalan yang pernah ditempuh oleh para rasul, memang jalan ini terlalu terjal dan penuh onak dan duri. rintangan, cobaan dan ujian senantiasa menghadang, maka dari itu kuatkanlah ikatan dan berpegang teguhlah pada tali Allah SWT.
Jangan ada sesudah ini para dai mengatakan bahwa dakwah adalah tugas lembaga atau orang lain akan tetapi tugas dan kewajiban individu walau kita bekerja di jama’ah dakwah ini tetaplah semua akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah swt. Maka dari itu bersungguh-sungguhlah dan kerjakanlah tugas dakwah dengan penuh semangat karna Allah dan Rasul Nya beserta orang-orang mukmin melihatnya


0 Response to " GERBONG PARA MUSAFIR IMAN "

Posting Komentar